HomeEkbisOlahragaTeknologiGaya HidupKesehatanEnglish

 

  HOME
  OLAHRAGA
  GAYA HIDUP
  TEKNOLOGI
  KESEHATAN
  EKBIS
  ENGLISH

 
 
 EKONOMI & BISNIS

Eropa Sudah Tolak Pakaian, Tekstil, dan Kerajinan Indonesia
(Rabu,10/03/2010:pkl.09.00 wib)

JAKNEWS.COM--Produk Indonesia ditolak masuk ke Eropa, tepatnya Finlandia. Produk yang ditolak adalah pakaian, tekstil, serta kerajinan tangan. Produk Indonesia tersebut diketahui menggunakan unsur bahan kimia, tetapi tidak memiliki resgistrasi Registration, Evaluation, Authorization, and Restriction of Chemicals atau REACH.

"Ke depan ini akan mengancam banyak lagi," kata Adri Yudha, Product Development Industry Support Services Strategics Business PT Surveyor Indonesia.

Walaupun mengancam, jika Indonesia bisa mengoordinasikan antara lembaga pemerintah dan swasta, kebijakan teknis registrasi REACH tersebut bisa dilakukan. Bahkan, Indonesia bisa mengambil alih ekspor produk asal China berupa pakaian, alat musik, radiator, kitchenware, mainan, sampai pulpen yang sudah ditolak masuk ke Eropa.

Menurut dia, potensi ekspor untuk mengambil pasar China di Eropa itu bisa dilakukan oleh Indonesia jika negara ini memiliki laboratorium yang memiliki sertifikat Good Laboratory Practice (GLP) yang saat ini belum ada. "Alangkah bagusnya jika Indonesia punya laboratorium bersertifikat GLP itu agar ekspor ke Eropa tidak turun," kata Adri.

Asal tahu saja, saat ini eksportir ke Uni Eropa harus berhati-hati karena Eropa telah memberlakukan kebijakan keamanan penggunaan unsur kimia pada produk yang beredar di negaranya. Dari hasil riset di penelitian dan pengembangan (litbang), Kementerian Perdagangan menemukan hampir 56 persen eksportir belum mengetahui kebijakan baru ini.

Kebijakan Uni Eropa itu disebut dengan REACH yang bertahap dilakukan dari 1 Juni 2007 sampai Desember 2010. Dalam kebijakan itu, semua produk yang beredar di Eropa, termasuk impor, harus melakukan registrasi penggunaan kandungan zat kimia pada produk.

Jika itu adalah produk impor tanpa melampirkan registrasi adanya penggunaan bahan kimia, jangan harap produk tersebut bisa masuk Uni Eropa.

nKCM/JAK11

 

IndeksBerita Hari Ini
 


ARTIKELBERITA
Eropa Sudah Tolak Pakaian, Tekstil, dan Kerajinan Indonesia (10/03/2010:09.00)
Rupiah Bisa Terus Menguat (10/03/2010:08.30)
Hanya 25 Persen Tunggakan Pajak yang Bisa Ditagih (10/03/2010:08.00)
GMF Dapat Penambahan Rating A-320 (09/03/2010:09.00)
Marubeni dan CEP Teken Kredit PLTU Cirebon (09/03/2010:08.30)
25 Kabupaten Tak Jalankan PNPM Mandiri (09/03/2010:08.00)
Saham Masih Dipengaruhi Suasana Politik (08/03/2010:09.00)
Inovasi Danamon Berbuah Penghargaan Khusus (08/03/2010:08.00)
JK: Efisiensi Biaya, Solusi Hadapi ACFTA (05/03/2010:09.00)
Kadin: Hasil Pansus Century Tak Pengaruhi Ekonomi (05/03/2010:08.30)
Pascakrisis, UKM Sektor Furnitur Banjir Pesanan (05/03/2010:08.00)
 



Copyright © 2000 Zeus Group International All Rights Reserved